Palu –Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Palu kemarin (17/10/17) mengeksekusi 2 orang terpidana Kasus Pembangunan Gedung Wanita Provinsi Sulawesi Tengah. Kedua terpidana tersebut yakni Jaury Sakkung dan Hartono Taula. Sebagaimana putusan kasasi MA, Jauri divonis selama 4,6 tahun penjara beserta uang denda Rp. 200 juta dan uang pengganti Rp.594 juta. Sedangkan Hartono divonis 1 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta serta uang pengganti Rp.253 juta.

Baca juga :

Kedua terpidana dieksekusi pada hari yang sama dengan waktu yang berberda. Jaury Sakkung di eksekusi sore hari sekitar pukul 16:00 WITA sedangkan Hartono di eksekusi sekitar pukul 23:00 WITA. Untuk diketahui jumlah terpidana dalam kasus ini ada 6 orang, 3 orang terpidana sudah dieksekusi diantaranya Siti Salma, Jaury Sakkung dan Hartono. Sedangkan sisanya Fahmi Thalib dan H. As’ad dalam minggu ini akan kami eksekusi, ujar Kasi Pidsus. Sedangkan terpidana Haerudin masih dalam pencarian.

Sebelumnya Kajari Palu Subeno, SH berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan eksekusi terhadap terpidana kasus Pembangunan Gedung Wanita Prov. Sulteng bulan ini juga, jadi dia mengharapkan kepada para terpidana agar kooperatif menjalani proses hukum.(ucp)